Jangan Anggap Enteng Berorganisasi Jika Tidak Mau Hal Ini Terjadi -->

Jangan Anggap Enteng Berorganisasi Jika Tidak Mau Hal Ini Terjadi

Moh Ridlwan

Kadang saya heran, kenapa banyak mahasiswa menganggap pengalaman organisasi tidak penting dan menyita waktu?

Sekarang, adik-adik mahasiswa yang otw lulus, apa nilai tawar kalian? Saya yakin adik-adik mahasiswa pasti kebingungan yang mau jawab apa karena memang tidak ada nilai tawar. Ngakulah kalau ini memang benar. Buktinya pas otw lulus kalian khawatir akan kerja di apa.

Adik-adik yang masih mahasiswa, jangan menganggap enteng pengalaman organisasi karena biasanya perusahaan akan melihat adik seberapa aktif di organisasi kampus baik intra maupun ekstra.

Perlu diketahui, organisasi akan membentuk skill dan kompetensi diri adik-adik meningkat. Dari organisasi, adik-adik akan memelajari membuat keputusan yang spektakuler, problem solving, inovatif, kreatif dan banyak lagi. Dengan organisasi, kecerdasan emosional (EQ) adik-adik akan lebih matang dan meningkat. Hal inilah yang dibutuhkan di tempat adik-adik bekerja nantinya.

Terus, organisasi apa yang paling pas untuk adik-adi mahasiswa?

Semua organisasi adalah baik selama bisa mengasah skill dan kompetensi; juga mengandung sisi positif. Ingat, organisasi adalah wadah kreatif dan inovatif. Asahlah kreatif dan inovatif agar nantinya disukai oleh perusahaan. Aktifkah semaksimal mungkin agar ilmunya banyak terserap dengan baik.

Adik-adik boleh berada di organisasi mana pun dan seberapa banyak organisasi yang diikuti, tapi kalau tidak begitu aktif, percuma saja kalau skill dan kompetensi tidak diasah dengan baik. Mending aktif di satu organisasi daripada lebih dari satu organisasi tapi tidak begitu aktif. 

Selain itu, seberapa kualitas kegiatan yang diikuti di organisasi karena kalau tidak berkualitas tidak baik juga dan hanya menyebabkan lelah unfaedah. Perlu diingat, jangan terlalu sibuk dengan kegiatan di organisasi jika tidak berkualitas. Jangan sering-sering bikin kegiatan yang hanya sebagai formalitas. Kualitas kegitan lebih penting dari sekedar formalitas. 

Sama halnya mahasiswa magang di banyak tempat, tapi di tempat ia magang tidak belajar dengan baik. Secara label adik-adik sudah magang di banyak tempat, tapi ilmunya tidak dapat. Kan miris waktunya di buang-buang, tapi tidak menghasilkan apa-apa. Mending magang di satu tempat, tapi hasilnya maksimal. 

Perlu diingat juga, meskipun sibuk di organisasi, jangan lupakan kuliahnya karena tujuan awal belajar di kampus adalah untuk kuliah. Percuma juga aktif di organisasi tapi tidak lulus-lulus kuliah. Sebab jika sering tidak masuk kuliah, maka nilai kuliahnya akan berantakan dan berefek menunda kelulusan. 

Terakhir, bagi adik-adik mahasiswa, teruslah asah skill dan kompetensimu. Bagi teman-teman yang merasa dirinya terlambat untuk ikut organisasi, di luaran kampus banyak organisasi yang jauh lebih berkualitas. Tinggal bagaimana keinginan tersebut bisa diasah dan menjadi orang yang kompeten di banyak bidang.