Kuesioner Dalam Penelitian Kuantitatif -->

Kuesioner Dalam Penelitian Kuantitatif

Moh Ridlwan

Canva Ilustrasi

Pendekatan kuantitatif merupakan salah satu metode yang digunakan dalam penelitian. Menurut Sugiyono (2018:15), metode ini disebut metode kuantitatif karena data penelitian berupa angka-angka dan dianalisis menggunakan statistik. 


Sugiyono melanjutkan metode kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk menilai pada populasi atau sampel tertentu, Pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, Analisis data bersifat kuantitatif/statistik dengan tujuan untuk menggambarkan dan menguji hipotesis yang ditetapkan.


Salah satu instrumen pengumpulan data dalam metode kuantitatif adalah melalui kuesioner atau angket. Instrumen atau angket salah satu metode pengumpulan data  paling pauler dala penelitian kuantitatif pendidikan dan sosial. 


Sugiono (2018:162) menyebutkan bahwa kuesioner/angket adalah daftar pertanyaan yang diberikan kepada orang lain yang bersedia memberikan respon sesuai dengan permintaan pengguna. Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan secara tertulis kepada responden untuk dijawabnya. 


Kuesioner adalah suatu teknik pengumpulan informasi yang memungkinkan analisis mempelajari sikap-sikap, keyakinan, perilaku, dan karakteristik beberapa orang utama di dalam organisasi yang bisa terpengaruh oleh sistem yang diajukan atau oleh sistem yang sudah ada. Menurut Sukardi (2012) beberapa kelebihan kuesioner, yaitu:

  1. Dapat mengungkapkan pendapat atau tanggapan seseorang baik secara individual maupun kelompok terhadap permasalahan.
  2. Dapat disebarkan untuk responden yang berjumlah besar dengan waktu yang relatif singkat.
  3. Tetap terjaganya objektivitas responden dari pengaruh luar terhadap satu permasalahan yang diteliti.
  4. Tetap terjaganya kerahasiaan responden untuk menjawab sesuai dengan pendapat pribadi.
  5. Karena diformat dalam bentuk surat, maka biaya lebih murah.
  6. Penggunaan waktu yang relatif fleksibel sesuai dengan waktu yang telah diberikan peneliti.