Tatacara Wudhu yang Benar dan Baik Menurut Para Ulama -->

Tatacara Wudhu yang Benar dan Baik Menurut Para Ulama

Moh Ridlwan

Sumber: Konfirmasi Times

Apakah wudhu kaum laki-laki berbeda dengan wudhu kaum perempuan? 

Saya tidak bisa menjawab pertanyaan di atas, tapi syariat Islam telah menetapkan bahwa shalat tidak akan sah tanpa wudhu. 

Di antara syarat sahnya wudhu adalah Islam, akal, dan niat, serta menghindari dari hal-hal yang dapat mencegah air mencapai bagian tubuh, seperti cat kuku yang dioleskan pada kuku wanita, dan Sunnah ketika seorang pria atau wanita selesai wudhu berdoa seperti berikut berikut yang diriwayatkan dari Rasulullah - semoga Allah dan saw., 

أشْهَدُ أنْ لا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وأنَّ مُحَمَّدًا عبدُ اللهِ ورَسولُهُ؛ إلَّا فُتِحَتْ له أبْوابُ الجَنَّةِ الثَّمانِيَةُ يَدْخُلُ مِن أيِّها شاءَ. وفي رواية: فَذَكَرَ مِثْلَهُ غيرَ أنَّه قالَ: مَن تَوَضَّأَ فقالَ أشْهَدُ أنْ لا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وحْدَهُ لا شَرِيكَ له وأَشْهَدُ أنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ ورَسولُهُ 

Tatacara Berwudhu 

Tatacara berwudhu sudah disebutkan dalam Al-Qur'an sebagai berikut, 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ, سورة المائدة: .٦ 

"Wahai orang-orang yang beriman, jika kalian akan melaksanakan sholat, bersihkanlah wajah kalian, tangan kalian hingga ujung siku, basuhlah kepala kalian, dan kaki kalian sampai pada mata kakinya," QS. Al-Maidah, 6. 

Mengambil dari potongan ayat tersebut, tatacara berwudhu akan dijelaskan secara rinci sebagai berikut: 

Pertama, ketika mau mengambil wudhu, bacalah basmalah,  بسم الله الرحمن الرحيم. Membaca basmalah hukumnya adalah wajib menurut sebagian dari ulama. 

Kedua, berkumur. Berkumur sampai tiga kali akan mendapat kesunnahan 

Ketiga, membasuh wajah secara menyeluruh dari garis rambut sampai di bawah dagu, dan dari telinga kanan ke telinga kiri. 

Keempat, mencuci tangan dari ujung jemari hingga siku, dimulai dengan tangan kanan, lalu tangan kiri.  

Kelima, mengusap kepala dan telinga.

Keenam, membasuh kaki sampai mata kaki dan memastikan bahwa air mengalir ke seluruh bagian, dan ini dilakukan tiga kali, dimulai dengan kaki kanan dan kemudian menekuk dengan kaki kiri. 

Perlu diingat, dalam sehari-hari, mungkin sering terjadi sekresi (basah) di alat kemaluan. Kita pasti bingung apakah ini dianggap najis atau tidak. Dari sekarang kita tidak perlu bingung dengan hal tersebut karena ada dua pendapat ulama. 

Pertama: sekresi tidak dianggap najis dan tidak membatalkan wudhu' dan dimungkinkan basah karena keringat. Bila masih punya wudhu, kita bisa langsung melakukan sholat tanpa mengambil wudhu terlebih dulu. Meskipun demikian, tapi tetap disunnahkan memperbaharui wudhu 

Kedua, sekresi dianggap najis jika dibarengi dengan syahwat atau foreplay, ini disebut madzi. Jika kalian mengalami demikian, segeralah ganti pakaian dan mensucikannya, lalu wudhu kembali.